CARITAnews official website | Members area : Register | Sign in

HEADLINE NEWS

BULETIN DETIK PERTAMA

Archives

My Blog Feeds »

Total Tayangan Halaman

Contact Us

Resource

Senin, 22 Agustus 2011

Pelatih Asing Puas dengan Kualifikasi EFI




CARITAnews - Federasi Equestrian Indonesia (EFI) kembali menggelar Kualifikasi SEA Games XXVI. Hasil Kualifikasi ini dianggap memuaskan oleh pelatih-pelatih asing yang dikontrak oleh EFI.

Pieter Jan Berker, pelatih asal Belanda, yang menangani nomor show jumping, menilai pasukannya kini sudah mulai matang. "Mereka tidak panik lagi menghadapi rintangan-rintangan dengan tinggi 140cm. Mereka juga sudah bisa mengatur irama kudanya," kata Jan berker.

Pada nomor show jumping, Raymen Kaunang sukses menjadi juara. Raymen yang mengandalkan kuda milik Pegasus Stable, 'Saltador', mengumpulkan 8 angka kesalahan dari dua ronde pertandingan. "Dengan tambahan waktu untuk beradaptasi dengan Saltador, saya optimis bisa tampil baik di SEA Games nanti," ujar Raymen.

Posisi kedua direbut Denis Christian Sanjaya dengan kudanya 'Zahamorka.' Mereka mengumpulkan 10 angka kesalahan. Zahamorka adalah kuda milik warga Amerika Serikat, Sam McKibben.

Juara ketiga direbut Denis dengan kudanya yang lain, 'Pazia Greta.' Deniz dan Greta mengumpulkan 12 angka kesalahan.

"Beberapa atlet dan kudanya ada yang masih kaget saat melewati rintangan yang ada di bawahnya ada air. Kita akan perbaiki itu," kata Jan Berker.

Selain nomor show jumping, EFI juga menggelar Kualifikasi nomor Eventing. Pada nomor ini Anto Binarto dengan kudanya 'Red Star' meraih juara pertama dengan total kesalahan 75,8.

Juara kedua direbut Ardi Hapsoro Hamidjojo yang menunggang 'Autumn Spirit' dengan 82,3 kesalahan disusul Asep Lesmana dengan 'Chelecyn Chessa Peak' (90).

Untuk nomor eventing, tim Indonesia ditangani pelatih asal Inggris, Joss Gray. Ia menjelaskan masih tingginya angka kesalahan yang diraih atletnya karena waktu adaptasi dengan kuda yang masih kurang.

"Banyak dari mereka yang baru dua-tiga kali ikut lomba dengan kuda yang mereka gunakan saat ini. Apa yang mereka perlihatkan sekarang sudah bagus, hanya sebagian kurang beruntung," kata Gray.
Read More

Hujan Kritik, Mourinho Tak Akan Minta Maaf




CARITAnews - Entrenador Real Madrid Jose Mourinho enggan meminta maaf atas insiden yang terjadi di leg 2 Piala Super Spanyol lalu. Mourinho menuai kritikan setelah terlibat perseteruan dengan asisten pelatih Barcelona, Tito Vilanova.

Menjelang akhir pertandingan, saat pemain dan ofisial kedua tim hampir bentrok, Mourinho tertangkap kamera mencubit Tito Vilanova yang ikut dalam kerumunan. Aksi Mourinho itu sendiri mendapat balasan sebuah tamparan dari Tito.

Usai insiden itu, Mourinho langsung digempur kritikan. Namun bukan Mourinho jika tak penuh kontroversial. Pelatih asal Spanyol ini lewat juru bicaranya Eladio Parames, enggan meminta maaf atas insiden itu. "Jose tidak akan meminta maaf dan dia bertekad akan membela Real Madrid," ujar Parames kepada Ansa.it.

Sebelumnya sempat beredar rumor jika Mourinho akan meminta maaf atas insiden itu setelah beberapa tokoh sepakbola di Spanyol mengkritiknya. Namun pernyataan juru bicaranya itu dengan jelas menggambarkan sikap Mourinho.

Menurut sang juru bicara, Mourinho mengaku saat itu ia telah diprovokasi lewat suara-suara yang keluar dari bangku cadangan Barcelona. Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan Barca dengan skor 3-2 (agregat 5-4). 

Read More

John Hopkins Jalani Operasi di Amerika




CARITAnews - John Hopkins terpaksa absen dari arena balap MotoGP untuk beberapa waktu ke depan. Rider asal Amerika Serikat ini menjalani operasi pada tangan kanan, di kampung halamannya.

Hopkins mengalami kecelakaan pada seri MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, 14 Agustus lalu. Pembalap Samsung Crescent Racing Suzuki ini harus naik ke meja bedah lantaran menderita dislokasi pada jari ketiga di tangan kanannya. Sementara itu, patah tulang pada jari pertama dan keduanya tidak memerlukan perawatan khusus.

“John terbang ke Amerika setelah kecelakaan. Dokter bedahnya menyatakan ada kerusakan, kemudian memutuskan untuk melakukan operasi di jari ketiganya,” terang manajer timnya, Jack Valentine seperti dilansirFullnoise, Senin 22 Agustus 2011.

Saat ini, Hopkins memang berpredikat sebagai pembalap British Superbike (BSB). Namun, pria 28 tahun ini bersedia kembali ke lintasan MotoGP untuk membela Suzuki Rizla. Sebelumnya, Hopkins sempat beraksi di seri kedua musim ini di Sirkuit Jerez, Spanyol, dan finis di peringkat 10.

Setelah operasi, mantan pembalap Kawasaki ini akan menjalani masa pemulihan di kediamannya. Hopkins diharapkan kembali fit secepatnya, guna mengejar impiannya sebagai juara BSB 2011.

“Saat ini, John sedang menikmati masa istirahat di rumah. Dokter bedahnya merekomendasikan agar dia menjalani perawatan rehabilitasi biasa. Tujuannya agar John kembali fit 100 persen, di mana target dia dan Samsung Crescent Racing adalah menjuarai BSB 2011,” tegas Valentine.

Lebih lanjut, manajer tim berjanji akan mengabarkan perkembangan kondisi kebugaran Hopkins. Namun, Valentine belum bisa memastikan kapan Hopper –julukan Hopkins- akan kembali menggeber tunggangannya. 

Read More
 

Follow This Blog